Gempita seolah menjadi perempuan yang paling penurut. Dia hanya bisa mengikuti Bu Lili ke mana pun melangkah. Dia pun juga tidak bisa menentang keinginan perempuan yang telah dianggap Mamanya sendiri itu membelikan barang-barang untuknya. Bu Lili sendiri bukan orang yang senang ditentang. Apa yang diinginkannya harus dituruti, dan kali ini yang harus menuruti sekaligus mengalah adalah Gempita. Cukup banyak belanjaan dari Bu Lili. Sebagian telah dimasukkan ke mobil, sementara beberapa masih ditenteng Gempita. Belanjaan tersebut cukup membuat Gempita kewalahan saking banyaknya. Bahkan yang ditenteng juga terlalu banyak. Tangannya kesulitan membawa, tapi beruntung, Bu Lili mau membantunya membawa. Mereka belum beranjak, meski sudah hampir dua jam di Mall tersebut. Ralat, ternyata hampir tig

