Tiga puluh lima

1539 Words

Makin diperhatikan, gadis yang semula terlihat menyebalkan itu malah terlihat imut di matanya kemudian. Anaphalis, yang katanya adalah gadis paling baik menurut para teman lelakinya. Tidak satu dua orang yang diam-diam atau terang-terangan menyukai gadis itu, tapi dari semuanya tidak ada yang berhasil menarik hati gadis dengan rambut panjang hitam legam yang selalu dikuncir satu itu. Tadinya Deanova berpikir itu karena adanya Bagas yang mungkin saja menjadi pria yang Ana sukai. Tapi kemudian dia tahu kebenarannya saat dia bertanya pada Bagas tentang hubungan mereka. "Gue? Sama Ana? Ya enggak lah! Gue tuh udah kayak adik kakak sama dia, aneh jadinya kalau sampai cinta-cintaan," kata Bagas saat mereka sama-sama mengikuti Basket di sekolah. Dari situ lah Deanova tahu jika Ana memang tidak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD