28. Gairah Yang Terpendam

1311 Words

Isabella menatapnya, wajah Max sangat tegang dan ia melihat pria itu memegang berkas di tangannya. Entah apa yang dicarinya karena tidak ada jawaban, pria itu marah padanya. “Sebenarnya mencari apa, biar aku bantu,” Max tak menjawabnya, terus diam dan mendiamkannya. Ia mengorek-ngorek sesuatu di atas meja. Lalu berdiri sambil tangannya sibuk mengambil sesuatu yang dicarinya di atas lemari. Isabella melihat ada sebuah berkas yang ditinggalkan Max di kolong meja dan ia meraihnya. “Apa ini yang dicari?” Max melirik ke arah tangannya dan merebut berkas yang dipegangnya. “Akhirnya,” gumamnya tak jelas. Isabella tersenyum tapi Max tak mau melihatnya, mungkin dia kesal, batin Isabella. “Aku sudah memasak,” ucapnya lagi. Max menatapnya. “Kamu masih peduli padaku?” Isabella terperangah, wa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD