Max terbangun dari tidurnya. Ia merasakan sedikit rasa tidak nyaman saat meraba tempat tidur. Ranjangnya kosong, tidak ada Isabella disampingnya. Semalam padahal dia mengetuk pintu kamar ini karena ada Isabella disini. Seharusnya dia bisa memeluknya sekarang. Tapi nyatanya Isabella tidak ada di kamar ini, lalu kemana dia, kepalanya berputar-putar memikirkan istri yang tidak mau disentuhnya. Ia berjalan sempoyongan menuju keluar kamar, ia berjalan mencari keberadaan istrinya. Suasana tampak lengang, ia melangkah ke arah dapur dimana ada suara kesibukan disana. Dilihatnya, Isabella ternyata ada disana sedang meracik masakan untuk sarapan pagi ini. Namun ia tidak akan menyentuh makanannya, ia akan sarapan di luar saja seperti yang dilakukannya sejak kemarin. Rasanya sangat kesal harus m

