32. Isi surat

1303 Words

Keesokan pagi harinya, Dhama dan Alina sudah berada di ruang tengah untuk mengantar Bi Marni pulang ke Pangalengan. Mereka berdua menatap sendu wajah Bi Marni seakan-akan tidak ingin Bibinya itu pergi saat ini, tapi mereka berdua hanya tersenyum menyembunyikan semua perasaan mereka yang sesungguhnya. Dhama dan Alina juga tahu jika émak di Pangalengan sana sudah tinggal sendiri terlalu lama dan mereka berdua tidak ingin egois menahan Bibinya untuk lebih lama lagi tinggal dengan mereka berdua. Seakan bisa menyelami isi hati kedua remaja yang saat ini berada di hadapannya, Bi Marni tersenyum manis untuk menenangkan keduanya. "Bibi tau kalian akan baik-baik saja di sini, Bibi sangat percaya pada kalian berdua. Apa pun yang terjadi, Bibi yakin kalian bisa menghadapi masalah apa pun itu Karen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD