44

1527 Words

"Maaf banget jadi nyusahin kamu." Gaesha berjalan sambil menggeret koper kecil yang dia bawa, berisi pakaiannya dan barang-barang penting miliknya. "Enggak usah sungkan. Dari awal kan gue udah bilang supaya lo tinggal sama gue aja. Lo nya aja yang keras kepala dan malah milih tinggal di kontrakan kecil dan masuk gang begitu," balas Didi. Mengulum senyum, Gaesha yang sudah duduk di sofa single di dalam ruangan itu, menerima air hangat yang disodorkan untuknya. "Enggak masuk gang loh. Kan ada jalanan kecil yang bisa dilewatin mobil" kilah Gaesha. Melihat Didi yang mendengus, Gaesha malah tertawa. Didi ikut duduk bersama dengan Gaesha, di sebuah kursi berkaki kayu yang dibuat berhadapan dengan Gaesha. "Apa enggak sebaiknya lo lapor polisi aja? Bukannya ini udah masuk teror?" Menanggap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD