"Kenapa kamu gerai rambut kamu?" Bintang sudah risih sejak pertama kali melihat Gaesha yang datang dengan rambut tergerai. Bukan karena dirinya tidak suka, justru Bintang sangat menyukainya sampai rasanya dia hanya ingin Gaesha berpenampilan seperti itu di depannya saja. Bintang sangat terganggu saat teman-teman prianya di ruangan ini juga tampak terkesima dengan penampilan Gaesha yang tidak biasa. Pun dengan Wira yang sampai menghentikan langkahnya sejenak hanya untuk memandangi Gaesha lebih lama. Gadis itu menoleh, mengangkat sebelah alis menatapnya. "Memangnya kenapa?" tanyanya polos. Bintang berdecak, dengan berani menyentuh rambut Gaesha yang ternyata setengah basah. "Memangnya kamu enggak punya hair dryer di rumah?" tanyanya lagi. Gaesha terdiam, kemudian menggeleng. "Memang

