46

1531 Words

"Kamu kok enggak kapok-kapok sih deket sama Wira? Enggak takut kalau Ema bakalan lakuin sesuatu lagi sama kamu?" tanya Bintang. Kini mereka sedang berada di rumah makan Sunda yang jaraknya hanya sekitar dua ratus meter dari kantor. Katanya, tiba-tiba saja Gaesha ingin makan sayur asem sehingga gadis itu merekomendasikan rumah makan Sunda. Gaesha yang mulutnya masih tersumpal nasi bersama dengan ayam goreng dan tempe goreng, menaikan kedua alisnya. "Dia atasan aku, Bintang. Masa iya dia ngajak ngobrol aku nya malah enggak mau. Kan aneh! lagian yang namanya Ema, walaupun aku enggak ngapa-ngapain juga tetap aja dia bakalan selalu cari masalah sama aku. Jadi aku mikir ya lebih baik enggak usah diladenin aja sekalian. Walaupun emang sih, dia agak ekstrem dan agak gila kalau lagi cemburu." M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD