Diagnosa cemburu buta

1314 Words

Begitu sampai di rumah sakit, Alvian dengan telaten memapah Ziva masuk ke area UGD. Langkah Ziva masih pincang, bikin dia harus pegangan erat ke bahu Alvian. Pas banget di area lobi, Damar lagi berdiri di sana bareng Papanya, dr. Surya Adhikara. Mereka kayaknya lagi diskusi serius soal urusan rumah sakit. Mata tajam Damar langsung menangkap sosok adiknya yang lagi mesra banget—menurut pandangannya—memapah seorang cewek. Pas Damar sadar kalau cewek itu adalah Ziva, rahangnya langsung mengeras. Tangannya mengepal di samping tubuh, tapi dia nggak bisa langsung nyamperin atau marah-marah karena ada Papanya di situ. Damar cuma bisa menatap mereka dengan tatapan dingin yang mematikan. Di dalam UGD, Alvian mendudukkan Ziva di bed pemeriksaan. Dengan gerakan luwes, Alvian mulai bersihin luka di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD