Air tenang bernama alvian

1378 Words

Suasana di dalam ruang pertemuan tertutup itu terasa sangat tegang. Faris duduk dengan wajah angkuh, didampingi oleh Hendrawan, pengacara mahal yang dikenal sering memenangkan kasus-kasus kriminal kelas atas dengan cara memutarbalikkan fakta. "Klien saya, Dokter Faris, mengaku bahwa apa yang terjadi di ruangan itu adalah dasar suka sama suka," ucap Hendrawan dengan nada meremehkan. "Nabila adalah seorang koas yang ambisius. Dia mencoba merayu klien saya demi nilai yang sempurna, dan saat ketahuan, dia memutarbalikkan fakta seolah-olah terjadi pelecehan. Di mana buktinya? CCTV di ruangan itu mati, bukan?" Alvian, yang duduk di seberang meja, mengepalkan tangannya hingga buku-bukunya memutih. Amarahnya nyaris meledak mendengar fitnah keji itu. "Anda sedang menggali liang kubur Anda send

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD