22. Malam Penuh Godaan

2210 Words

Waktu menunjukkan pukul 8 malam, saat Clarissa meninggalkan kamar Calvin. Wanita cantik itu berjalan santai ketika keluar dari kamar. Seolah tidak ada yang terjadi di antara mereka berdua. Seolah dadanya tidak berdegup kencang ketika kulit mereka saling bersentuhan. Bibir Calvin hampir mengerang keras, ketika jemari lembut itu mengusap dan membelai sekujur tubuhnya dengan krim hangat, pereda nyeri. Sakit perutnya terasa nikmat. Tapi, dia juga malu. Clarissa kini tahu kelemahannya. Padahal dia mampu menyimpan rapat rahasianya, agar seluruh pembantunya tidak tahu, kalau dia tidak bisa berenang. Hanya Bagas yang tahu, kelemahannya. Dan kolam renang itu, hanyalah sebuah properti rumah mewah. Hanya Bagas dan para pembantu yang menggunakannya. Kolamnya pun sudah di desain tidak terlalu dalam. T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD