Shera Fuji Lesmana Aku tahu, bagaimana rasanya kehilangan. Semua itu menyakitkan. Di saat kamu begitu percaya pada manusia, takdir memberikan sebuah teguran, bahwa percaya pada manusia hanya akan membuat kecewa. Aku tidak mau menyakitinya. Aku juga tidak ingin membuatnya kecewa. Tapi diam seperti ini, bukanlah sebuah jawaban. "Axel, hanya karena kita pernah kehilangan bukan berarti ..." "Jangan coba-coba menggurui aku, kalau kamu belum pernah merasakannya!" potong Axel. Kalau yang dia maksud dengan merasakan adalah, rasa sakit karena kehilangan, bukankah kita berdua sama. Kami berdua sama-sama telah kehilangan orang yang dicintai, yang pernah menjadi salah satu mimpi indah di masa depan. "Bukannya kamu yang paling tahu, hal apa yang bisa membuat kita sedekat sekarang ini," balasku ta

