Bab 134. Axel 21

1020 Words

Axel Yudhistira Sudah terlalu banyak pukulan yang ku terima, juga sudah terlalu lama aku diam tanpa perlawanan. Aku nggak melakukan apapun, bukan karena takut. Aku hanya sadar diri dan ingat kalau aku adalah pendatang di sini. Kupikir dengan mencoba untuk pasrah, maka mereka akan menyerah. Tapi jika seperti ini jadinya, dan jika seperti ini jalannya, jangankan untuk diam. mereka yang sudah memukuliku juga telah menyakiti Shera harus menerima akibatnya. "Wah, sudah mulai sombong rupanya. Kamu mau coba-coba menjadi pahlawan di sini, huh?" Aku tidak tahu siapa nama pria yang sejak tadi terus saja memukuliku. Tapi beberapa kali aku sempat mendengar Adrian dan Shera memanggilnya dengan nama Hendra. Dari penampilannya saja, aku sudah bisa memastikan kalau dia adalah preman kampung yang jika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD