Bab 118. Shera 69

1279 Words

Tolong tampar aku untuk memastikan apakah yang ku alami saat ini hanyalah sebuah mimpi? Karena ini terasa aneh banget. Aku, Axel, Bapak, Ibu juga Shinta sedang makan bersama sekarang ini. Di atas karpet ruang depan rumahku yang sebenarnya nggak seberapa luas juga. Tapi ya ... masih cukuplah, kalau hanya untuk menampung keberadaan 5 orang manusia yang saat sedang menikmati olahan masakan Ibu. "Cobain nih, pecel bikinan Ibu, enak banget. Ini juga orek tempe kering. Nah yang ini juga, kamu harus cobain." Aku terus saja menjejalkan berbagai macam makanan olahan dari Ibu, pada Axel. Hingga wajahnya kini tampak kebingungan dan kikuk sendiri. Pasti rasanya dia aneh, ingin menolak tapi tak enak hati padaku dan semua orang di sini. Tapi jika di terima aku pesimis perutnya yang rata dan kotak-k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD