Shera Fuji Lesmana Nyaman sekali, dan hangat juga. Aku tidak ingat, kalau punya guling di rumah. Mataku terpejam, tapi kesadaranku mulai terjaga. Aku sudah tidur sejak dari tadi. Tapi tidak tahu juga berapa lama untuk lebih tepatnya. Hanya saja, aku merasa aneh. Aku tahu tempat tidurku tidaklah besar. Tapi biasanya jika aku tidur sendiri, tidak sesempit ini juga kok keculi jika aku menempatinya bersama dengan Adrian. Ini akunya yang bertambah besar, atau memang tempat tidurnya yang mengecil ya?" Tanganku meraba ke segala arah, mencari tahu letak permasalahan sebenarnya. Dan saat aku sadar, aku seperti menyentuh benda-benda asing yang seharusnya, tak ada di tempat tidur. Tangan, tubuh, wajah dan juga rambut. Eh tunggu dulu? Ada manusia lain di tempat tidur ku. Segera ku buka mata ini. Da

