Bab 107. Axel 14

1054 Words

Axel Yudhistira "Lah. Halo, halo, Sher?" Ku jauhkan ponsel dari telinga lalu mendapati panggilan yang terputus begitu saja. Padahal aku belum selesai bicara. Dapat dipastikan, yang memutuskan panggilan itu adalah Adrian. Karena Shera tak mungkin mematikan telepon dariku apalagi tanpa adanya alasan yang jelas. Terlebih lagi apa yang kami bicarakan ini sangat penting. Kurasa, hubungan Shera dan Adrian sedang tidak baik. Aku amat mengerti sejak Shera berkata, kalau telpon dariku sedang di loud speak dan di hadapan Adrian. Itu artinya dia memang dengan sengaja ingin membuat Adrian mendengarkan pembicaraan ini. "Mas, Axel. Ini kopinya." Seorang karyawan Cafe datang dan meletakkan kopi pesananku di atas meja. Aku tersenyum dan berterima kasih. Awalnya, semua bawahanku memanggil dengan sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD