Nasib Malang Abadi

1501 Words

Seorang asisten rumah tangga mempersilakan mereka masuk. Ketika pandangannya sampai pada Arras, wanita paruh baya itu nampak mengernyit. Saat itu lah debar jantung Arras mulai terpacu lagi. Jangan - jangan wanita ini sempat melihatnya tadi pagi. Sehingga ia mengenali Arras. Dan sepertinya memang ... iya, benar begitu. Arras rasanya ingin langsung memberi kode pada wanita itu untuk tutup mulut, diam saja, tidak usah mengatakan apa - apa mengenai semalam, dan juga insiden tadi pagi. Kalau perlu Arras akan berlutut padanya. Untung lah, itu hanya bagian dari kemungkinan terburuk saja. Karena nyatanya wanita itu bukan lah tipe ibu - ibu yang bermulut bocor. Tahu batasannya sebagai manusia. Contoh manusia yang memanusiakan manusia. Meski Arras yakin bahwa wanita itu mengenalinya, tapi dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD