Suara knop pintu yang berputar sudah cukup mengganggu konsentrasi Jaya Sukardi. Terlebih ketika diikuti suara daun pintu yang terbuka. Buyar sudah konsentrasinya sedari tadi. Amarah Jaya Sukardi langsung tersulut. Darahnya langsung mendidih. Seluruh emosinya tertuju pada seseorang yang membuka pintu tempat keramat ini. Siapa itu? Siapa yang berani - beraninya masuk tempat terlarang ini? Jaya Sukardi langsung menoleh. Dan menemukan ... sang istri sedang berdiri di ambang pintu. Meski ia melihat dengan jelas bahwa raut wajah Larasati sedang begitu gusar, tapi laki - laki itu seakan tak peduli. Ia mengesampingkan entah apa itu yang membuat Larasati bersedih hingga nekat masuk ke tempat ini begitu saja. Yang jelas emosi dalam diri Jaya Sukardi sudah begitu menguasainya. Sehingga membuatnya g

