Maira turun dari dalam mobil setelah Seam menepi ke sebuah minimarket. Dia sudah selesai mengajar, dan ketibaannya di tempat ini adalah untuk membeli kebutuhan dapur yang sudah menipis. Selain itu Maira juga ingin menyiapkan makanan spesial untuk suaminya yang akan pulang hari ini. "Tidak apa-apa, kau tunggu di luar saja, aku hanya ingin berbelanja sebentar," ucap Maira pada Seam dan antek-antek pengawalnya. "Tidak, aku akan ikut menemanimu, Nyonya," tolak Seam. Seperti perintah tuannya, dia tidak akan membiarkan Maira pergi sendirian. "Tidak, kau tunggu di luar saja," titah Maira dengan suara kecilnya. "Tidak bisa, Nyonya." "Bisa," pungkas Maira dengan raut wajah ngambek. Seam hanya bergeming, bertindak seolah dirinya menuruti kemauan sang nyonya. Namun ketika Maira melangkah masu

