18. Ridho Suami

1682 Words

Hari ini, seperti biasa Maira harus berangkat ke sekolah untuk mengajar. Dia sudah siap. Namun sebelum pergi meninggalkan rumah, lebih dulu dia menelpon suaminya. Maira sudah menekan tombol telepon, panggilan tunggu pun terdengar. Sambil menunggu panggilannya dijawab, Maira menaruh bekas sarapan di wastafel. "Halo, assalamualaikum." Akhirnya suara itu terdengar. Maira memang sengaja mengaktifkan loudspeaker agar dia tahu jika Harley sudah menjawab teleponnya. Wanita itu berlari kecil untuk meraih ponsel di atas meja makan. "Wa'alaikumussalam. Mas?" sahut Maira setelah menonaktifkan loudspeaker dan menempelkan ponsel di telinga. "Ada apa? Oh, aku tau, kau pasti merindukanku." Belum apa-apa, tuduhan itu sudah Harley tujukan pada istrinya. Maira terkekeh. "Mas Kean sudah sarapan?" "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD