19. Dia Cemburu

1687 Words

Sebuah pemukiman kumuh, tampak ramai oleh anak-anak yang berlari lalu lalang, bermain dengan rekan sebaya. Beberapa orang tua pun terlihat tengah berbincang-bincang di sekitar pemukiman. Mobil Lian menepi di depan sebuah rumah kontrakan. Mereka turun dari mobil ketika seorang wanita membuka pintu rumah. Lisa memerhatikan wanita itu lekat-lekat. Tidak salah lagi, dia sangat mengenal wanita itu. "Kak Nessa." "Lisa." Wanita yang dipanggil Nessa itu menyahut. Seolah memiliki telepati, kedua wanita itu saling mendekat, lantas saling memeluk, seperti saudara yang sudah lama tidak bertemu. Lisa tampak sedih sebab melihat kondisi Nessa yang jauh dari kata layak. Kontrakan yang ditempati wanita itu sangat tidak terawat. Letaknya yang berada di pemukiman kumuh membuatnya tampak sangat menyedih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD