Sudah larut malam. Lisa menutup buku cerita lantas menarik selimut, menutupi tubuh Aisya yang sudah tertidur. Dia baru saja selesai menceritakan dongeng sebelum tidur untuk gadis kecilnya. Waktu sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam. Lisa menurunkan kakinya, duduk di pinggir ranjang. Tangan kanannya terulur, meraih lempengan obat di atas nakas. Dia harus minum obat meski sebenarnya ia tak mau. Pintu kamar diketuk sekali sebelum akhirnya terbuka, seorang pria muncul dengan segelas air dan botol obat di tangannya. Dia melihat Lisa, baru saja meneguk air untuk menelan obat. Lisa menaruh kembali gelasnya di nakas, lalu melihat William yang tampak canggung. Dia juga melihat segelas air dan botol obat di tangan pria itu. "Oh, kau, sudah minum obat," ucap William, malu. "Em." Lis

