Sejak pagi tadi Lisa terlihat termenung dengan tatapan kosong. Meski Lisa tampak sibuk melihat gaun-gaun yang baru selesai dijahit, tapi ia seringkali tidak fokus. Setiap staff yang mengajaknya untuk berdiskusi pasti memergokinya sedang melamun dan tidak konsentrasi. Pikiran Lisa memang masih melayang ke peristiwa pernikahan Rey kemarin. Lisa tak menyangka Rey akan melangkah sejauh itu dan mengumumkan keputusan yang besar. Lisa memang curiga Rey mungkin akan membatalkan pernikahannya. Namun ia tidak menyangka jika pria itu akan keluar dari daftar ahli waris keluarganya. Jika keputusan Rey itu karena dirinya, Lisa merasa langkah itu sudah terlalu jauh. Rey tidak perlu mengorbankan semuanya hanya untuk bersama dirinya. "Bu Lisa... ada tamu yang nyari Ibu. " Tina menepuk pundak Lisa, aga

