Sherly Zanna Datang sekarang ke kantor aku. Jika gak, mungkin wanita yang kamu sayang akan merasakan akibatnya. Sebuah chat ancaman aku terima pagi ini dari wanita gila itu. Entah kapan aku akan benar-benar terbebas darinya. Sherly Zanna memang bukan tipe wanita yang mudah melepaskan target berburunya. Sifat yang sebenarnya tak jauh beda dengan Mamaku. Mungkin karna itu juga, aku tak pernah bisa menyukainya. Langkah kaki ini berjalan mengikuti kemauan wanita itu. Sekarang aku sedang berjalan memasuki ruangan kantornya yang terletak di lantai paling atas. Sekretaris pribadinya menyambut kehadiranku dengan senyum ramah. Sepertinya wanita itu telah memberitahukan kedatanganku. "Siang, Pak. Bu Sherly sudah menunggu di dalam." Aku tesenyum singkat ke sekretaris itu, lalu bergegas masuk ke

