26. Aku Pergi

1635 Words

Jika ini adalah sebuah lembaran buku sejarah, maka hari ini merupakan halaman paling kelam bagi butik tempat Lisa bekerja. Sudah beberapa hari butiknya tak kedatangan satu pelanggan pun. Bahkan semua pelanggan VVIP-nya kini telah lenyap. Keadaan tidak bisa dikatakan buruk saja, tapi benar-benar sangat buruk. Jika terus seperti ini, Butik Lawakana akan benar-benar bangkrut. Setiap usaha yang Dion dan Lisa lakukan seakan sia-sia. Diskon besar-besaran serta kegiatan promosi yang begitu gencar dilakukan, seakan tak memiliki dampak apapun bagi pemasukan. Butik ini tetap sepi, tanpa pesanan apapun dari pelanggan. Kondisi ini bukan hanya terjadi di butik pusat, tapi juga semua cabang. Hutomo Group benar-benar berniat melumpuhkan bisnis butik ini, tanpa ampun. Lisa termenung sedih menatapi situa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD