Lisa duduk di dapur dengan wajah termenung. Sesekali ia meneguk jus jeruk yang ada di tangannya. Pikirannya begitu diselimuti ketakutan dan kecemasan. Rasanya sangat sulit untuk bisa berpikir jernih ditengah situasi yang begitu menekannya. Lisa benar-benar tak memahami mengapa hidup terasa begitu kejam untuknya. Keadaan memaksanya tak bisa bersatu dengan Rey, pria yang begitu dicintainya. Setelah ia menuruti untuk menjauhi dari Rey, sekarang justru ia tak dibiarkan tenang bersama Dion. Bahkan ia dibuat sulit untuk tetap bertahan mengejar mimpinya di butik. Lisa tak memahami mengapa begitu sulit untuknya bisa hidup menuruti keinginan hatinya. "Lo kenapa?" Lisa terkaget ketika menyadari Hyena telah duduk di sampingnya. Ia terlalu tenggelam dalam pikirannya hingga tak menyadari kehadiran s

