Lawang, 30 September 2011

956 Words

Juna memeriksa Biru kecil yang terbaring di atas ranjang ruang periksanya dengan seksama. Rosa, sang ibu duduk di sebelahnya dengan raut cemas. "Gimana, Kak?" tanya Rosa. Juna melengkungkan bibir. "Nggak apa-apa, cuman flu biasanya." Dokter itu mengambil termometer dari ketiak Biru dan mengamatinya. "Demamnya nggak terlalu tinggi juga, hanya 37,8. Makan yang banyak ya, Biru, biar lekas sembuh," ucap dokter itu. Biru kecil mengangguk. Juna membuka rak obat dan memasukkan dua buat sirup ke dalam kantung plastik setelah menuliskan aturan minumnya. "Ini antibiotik, diminum tiga kali sehari satu sendok, untuk lima hari saja, harus habis. Kalau lebih dari itu belum habis sisanya dibuang saja. Yang ini untuk demam, batuk dan pileknya. Kalau sudah nggak demam, nggak batuj dan pilek tidak perlu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD