Lawang, 15-16 April 2001

713 Words

Lawang, 15 April 2001 "Jingga, duduk sini." Rosa menarik tangan Jingga dan mendudukkan gadis itu di bangku di sebelahnya. Mereka ada di dalam bus yang akan membawa mereka dari Cangar ke Sengkaling. Jingga menurut saja. Cewek itu sudah terlalu lelah setelah berenang dan berendam di air panas selama dua jam lamanya. Dia ingin cepat-cepat sampai di rumah dan menutup mata. Vio tampak terkejut melihat Jingga dan Rosa memilih duduk bersama. Dia melirik cowok-cowok lain di belakangnya. Dia sebenarnya tak terlalu dekat dengan teman-teman cowoknya itu. Duduk di dekat mereka pasti canggung rasanya. "Kenapa, Vi?" tanya Erwin. "Ah, nggak apa," jawab Vio sembari menggeleng. Erwin menatap Rosa dan Jingga yang duduk bersebelahan sementara cowok-cowok langsung teler di bangku paling belakang. Hanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD