*PABRIK PERMEN FUNKY HAZARD FACTORY*
Dengan bergegas Clown salah satu pengawal Putri Avriel menuju ke laboratorium Dr Salvador untuk memberikan laporan penting kepada Tuan Putri Avriel.
“Lapor tuan putri! Kami melihat suatu pergerakan para zombie dari Istana Sayap Timur menuju kesini putri.” Ucap Clown memberitahukan keadaan terkini diperbatasan wilayah.
“Bukankah aku sudah menyuruh Carberos untuk mengacak-acak Istana Timur ? Tapi kenapa mereka bisa melakukan pergerakan seperti itu? Apa Carberos tersesat di tengah hutan lagi?!” Kata Putri Avriel yang kesal karena belum mendengar kabar baik mengenai monster anjing berkepala tiga yang sempat diperintahkan untuk membuat keributan di wilayah timur.
“Putri! Dari gelagatnya dan perlengkapannya mereka siap untuk menyerang wilayah kita.” Lanjut Clown melaporkan.
“Apa?! Berani-beraninya si tengkorak jelek itu menantangku!” Kesal Avriel, “Clown! Kita juga harus bersiap-siap menghadapi mereka!” Avriel pun memberikan komando kepada pengawalnya itu untuk mempersiapkan diri menghadapi peperangan antar wilayah di Pulau Kelelawar ini.
“Salvador! Aku serahkan Happy Candy kepadamu.” Sebelum berangkat, Avriel meminta Dr Salvador untuk segera mengurus produksi Happy Candy yang akan dikirim ke seluruh penjuru dunia.
“Sssshhh~ serahkan saja masalah ini kepadaku sssshhh~ Tuan Putri.” Ucap Dr Salvador yang ketika bicara selalu mendesis seperti ular.
“Baiklah Clown! Kumpulkan para monster dan bersiap-siaplah untuk memberikan pelajaran kepada para monster busuk itu!”
“Siap Tuan Putri!”
Putri Avriel dan para bawahannya pun mempersiapkan diri untuk menghadapi p*********n Istana Sayap Timur.
Disisi lain Frenkenstein memperhatikan mereka dari kejauhan.
“Fren..ken..”
...
*DI AULA SARANG LABA-LABA PUTIH*
Ratu laba-laba Mia, Fay dan Luna sedang berkumpul di aula bawah tanah Pulau Kelelawar.
“Heee aku tidak menyangka ada aula di tengah lorong-lorong bawah ini.” Ucap Fay yang terpana dengan ruang aula yang megah di sarang monster laba-laba putih.
“Hahaha aula ini aku gunakan sebagai tempat berkumpul dan bermain bersama anak-anakku.” Kata Mia menunjukkan kemegahan aula yang ternyata menjadi tempat bermain anak-anak monster laba-laba putih.
“Nyaaww~ tempat ini bisa menjadi ruangan rahasia di pulau ini yah.” Kata Luna.
“Tapi hanya spesies kami dan orang-orang tertentu saja yang mengetahui tempat ini. Karena sebenarnya aku membuat aula ini juga sebagai tempat perlindungan kami kalau-kalau Monster Iblis Salazar bangkit kembali.” Ratu Mia menjelaskan.
“Nyaaww~ kau benar-benar sudah mempersiapkan segalanya yah Ratu, tapi apakah mungkin Salazar bangkit kembali?” Luna sebenarnya merasa khawatir dan berharap monster peliharaan raja iblis itu tidak bangkit kembali.
“Hmm anak-anakku memperhatikan gerak-gerik penghuni pulau ini, walaupun Salazar masih dalam pengawasan dua penguasa Istana Sayap Timur dan Barat, tapi kami melihat pergerakan yang mencurigakan dari Dr Salvador sejak dia berada disini beberapa tahun yang lalu.” Kata Ratu Mia yang curiga dengan seorang ilmuwan yang baru-baru ini dibawa oleh Putri Avriel.
“Nyaaww! Apa maksudnya itu? Apakah si Salvador itu memiliki niat terselubung?”
“Hmm dari pengamatan kami, nampaknya seperti itu karena salah satu anakku yang mengawasi Goa Camazotz dan sering melihatnya setiap tengah malam.” Terang Ratu Mia menyebutkan sebuah goa yang berada di tengah-tengah Pulau Kelelawar ini.
“Sungguh mencurigakan.” Celetuk Fay setelah mendengarkan penjelasan Sang Ratu Laba-Laba Putih itu.
Salah satu anak Ratu Mia yaitu Ren Tarantula datang dengan paniknya untuk melaporkan perkembangan terkini.
“Labalala! Balallababalabalaba! Labababalabala.”
“Hah!”
“Nyaww!”
“Eeeh ada apa ini? Fay ga ngerti.”
“Sepertinya Istana Sayap Barat dan Istana Sayap Timur dalam kondisi siap berperang.” Terang Ratu Mia.
“Nyaaww~ dengan kondisi ini bukankah justru memberikan keuntungan bagi kita.” Luna mulai memikirkan rencana ditengah kondisi ini.
“Eh? keuntungan seperti apa itu Luna?” Tanya Fay.
“Nyaww~ kondisi ini membuat penjagaan Istana Sayap Barat dan Funky Hazard berkurang ini bisa menjadi kesempatan buat kita untuk menghancurkan Funky Hazard.” Luna menerangkan idenya.
“Itu benar, jaring laba-laba kami bisa menjadi penghantar api dan untuk alat peladak lainnya akan disiapkan oleh Frenkenstein. Akhirnya kesempatan yang kami tunggu-tunggu tiba.” Ratu Mia menanggapi ide yang dilontarkan oleh si Kucing Hitam Luna.
“Nyawhahaha~ ini menarik, semakin menarik kita tinggal menunggu Frenkenstein datang kemari untuk menjalankan rencana kita nyaawww~”
“Ya, berarti selanjutnya kita tinggal mencari tau obat penawarnya yah.” Kata Fay.
Ditengah perbincangan mereka dengan panik salah satu anak Ratu Mia yaitu Jorogumo memberikan kabar menyedihkan kepada Sang Ratu.
“Ibunda! Ada kabar buruk dari sarang kita di Gua Camazotz!” Teriak Jorogumo si monster laba-laba putih yang tubuhnya cukup besar, kaki-kakinya kesana-kemari karena panic.
Mendengar suara monster laba-laba itu sontak saja Luna dan Fay terkejut karena ada monster laba-laba putih yang bisa berbicara selain Ratu Mia.
“Ada kabar apakah?”
Lalu Jorogumo menghadap kebelakang dan menitahkan anak-anak laba-laba yang lain untuk membawa sesuatu yang diangkat oleh mereka.
“Eh!I itu?!” Ratu Mia terkejut melihat monster laba-laba putih yang masih kecil sudah dalam keadaan yang tak berdaya.
“Maafkan kami Ibunda! Kami tidak berhasil melindungi adik kami, Webi!”
Ratu Mia, Luna dan Fay terpaku sedih ketika melihat laba-laba yang sudah tak berdaya yang di bawa oleh mereka..
“Anakku Webi.. huuhuhu apa yang terjadi dengannya?” Ratu Mia menangis dan memeluk tubuh Webi.
“Saat dia mengawasi pergerakan di Goa Camazotz dia menemukan sesuatu dan saat itu dia ketahuan oleh seseorang disana dan di bunuh!” Jorogumo menerangkan.
“Kurang ajar! Anakkuuu~” Ratu Mia sangat sedih melihat mayat anaknya yang kini sudah dibalutkan oleh benang laba-laba yang halus oleh saudara-saudaranya.
Begitu juga Luna dan Fay yang turut berduka melihatnya.
“Namun Webi berhasil memberikan informasi penting itu kepada kita.” Jorogumo memberitahukan informasi penting yang didapatkan dari pengorbanan adiknya Webi.
“Informasi apa itu nyaww?”
“Dari pesan jaring-jaring rahasia Webi disebutkan bahwa Dr Salvador telah membangkitkan Monster Iblis Salazar!?”
“NYAWW APA?!”
“EEEHH!”
“NANI!!”
Serentak semua yang ada di aula terkejut.
“La lalu siapa yang telah membunuh anakku Webi?” Ratu Mia mulai geram dan ingin membalas dendam kematian anaknya.
“Di dia adalah wanita succubus yang bernama Aries!” Jawab Jorogumo dengan bibir yang bergetar.
“Apa?! w***********g itu yang telah membunuh anakku!” Ratu Mia semakin berang setelah mendengar nama Aries.
Suasana semakin menegangkan di Aula Rahasia Monster Laba-laba Putih.
...
*DI HUTAN WILAYAH TENGAH PULAU KELELAWAR*
Pasukan monster boneka Istana Sayap Barat akan berhadapan dengan pasukan zombie Istana Sayap Timur di Hutan Camazotz tepat di tengah badan pulau berbentuk kelelawar Pulau Kelelawar.
“Kita hancurkan musuh! Bantai semua monster boneka!” Para zombie berteriak.
“Atas titah Putri Avriel Azalea! Aku harus menghentikan kebodohan Anda Pangeran Axel.” Ucap Joker sang pengawal andalan Putri Avriel.
“Hohoho! Joker yah~ dasar Vampire pengecut! Dia malah menyuruh pengawal pribadinya untuk menghadapi ku.” Ejek Axel.
“Hahaha Tuan Putri tidak perlu mengotori dirinya sendiri untuk membersihkan tulang-tulang dan daging busuk disini!" Sanggah Clown.
“Mereka meremehkan kita! Pasukan Bajak Laut Axel tunjukkan kekuatan kita yang sebenarnya kepada mereka!” Seru Jack O Lantern membakar semangat pasukannya.
Kapten Axel, Jack O’ Lantern, Joker dan Clown saling berseteru sebelum peperangan di mulai.
Mereka saling berhadap-hadapan. Kapten Axel berhadapan dengan Joker, Jack O’ Lantern berhadapan dengan Clown, Zombie Mang Jajang (MJ) berhadapan dengan Boneka Ventriloquist Roman Irama, Zombie Idol ZMB 88 berhadapan dengan Boneka Penari SNSD. Mereka saling bertatapan dengan kebengisan dan penuh dengan kebencian.
“PASUKAN BONEKA ISTANA BARAT! SERAAAANNNGG!!” Seru Joker dan Clown memberikan perintah.
“PASUKAN BAJAK LAUT AXEL! SERAAAAANNNGG!” Teriak Jack O Lantern memberikan komando kepada para pasukan mayat hidup.
Peperangan pun mulai pecah.
*ISTANA SAYAP BARAT PULAU KELELAWAR*
Boy, Gobi bersama Zombie s***h dan seorang Zombie Idol menuju Istana Sayap Barat untuk menyelesaikan sub-quest aplikasi The Superpower.
Namun, sebelum berangkat Boy dan Gobi di suruh menggunakan kostum boneka panda agar dia mirip seperti monster boneka di Istana Sayap Barat dan rencana menyusup bisa berhasil tanpa dicurigai para penjaga Istana.
“Aku disuruh memakai pakaian lucu begini oleh Jack si Monster Jerami Berkepala Labu. Rasanya jadi boneka penghibur yang suka nongkrong di alun-alun kota.” Gumam Boy mengenakan kostum boneka pandanya dan mulai menyusup ke dalam istana sayap barat.
Boy dan Gobi akan menelusuri beberapa tempat di dalam istana ini, sedangkan dua zombie yang menemaninya mengarah ke Funky Hazard untuk melakukan sesuatu. Namun di lorong istana Boy kehilangan Gobi yang pergi entah kemana.
“Damn! Si Gobi kemana lagi tuh? Lagi-lagi aku mencium tanda-tanda masalah akan muncul.” Gumam Boy yang merasa dejavu ketika Gobi menghilang dari pengawasannya.
Sementara itu di lorong lainnya di dalam Istana Sayap Barat Putri Avriel sedang berjalan-jalan santai menikmati kesendirian, karena para pengawalnya dan sebagian besar pasukannya berada di medan perang saat ini.
“Malam ini benar-benar akan menjadi malam yang berisik. Haa~ aku tidak mau berlelah-lelah mengurusi tengkorak dan zombie busuknya itu, lagian aku benar-benar merasa jijik kalau bertemu dengan mereka. Lebih baik aku menikmati malam ini dalam istanaku yang megah ini.” Ucap Avriel, seorang vampire yang mengenakan gaya pakaian gothic harajuku berwarna ungu.
Tak lama kemudian tanpa sengaja Putri Avriel berpapasan dengan Gobi yang mengenakan kostum panda.
“Tunggu sebentar! Apa kamu seekor panda?! Hmm apa aku pernah menciptakan monster boneka panda?” Putri Avriel merasa ada yang janggal dengan boneka panda yang ada dihadapannya.
Gobi dan Putri Avriel akhirnya saling bertatapan.
“Go gobu..” Gobi terdiam dan mencoba menjadi panda yang baik ⊂( ̄(エ) ̄)⊃
“Krruuuukkk~” Namun Gobi tidak bisa menahan rasa laparnya, perutnya berbunyi dengan keras sampai menggema di lorong Istana Sayap Barat ini. Dan Putri Avriel sangat terkejut dengan sikap monster boneka yang ada dihadapannya, apalagi suara perut kelaparannya terdengar seperti ada monster besar yang bersembunyi di perut boneka panda dimatanya yang sebenarnya itu adalah kostum khusus mata-mata Istana Sayap Timur.