Dua Puluh Satu

1542 Words
 *GUA CAMAZOTZ PULAU KELELAWAR* Ratu Mia, Luna dan putra Sang Ratu Laba-laba Putih, Ren Tarantula bergegas menuju Gua Camazotz melalui lorong-lorong bawah tanah Pulau Kelelawar. Dalam perjalanan Luna yang berada di punggung Ratu Mia mencari informasi mengenai latar berlakang Dr Salvador berada di pulau ini dan tentang Monster Iblis Salazar dari Sang Ratu Laba-laba Putih itu. "Yah sekitar 5 tahun yang lalu Dr Salvador dan wanita succubus Aries datang kemari. Sebelumnya mereka sempat bertemu dengan Putri Avriel dalam konferensi organisasi kegelapan yang bernama  The One Eye Greeters atau biasanya mereka menggunakan kode angka 666 untuk menyingkat nama organisasi mereka.” Ratu Mia menjelaskan sambil melompat berayun dengan jaring-jaringnya melalui lorong rahasia bawah tanah menuju pusat wilayah Pulau Kelelawar. “Nyaw~ The One Eye Greeters ?! 666!? Aku pernah mendengarnya karena para mafia yang berada di kota kami pun berafiliasi dengan mereka.” Sahut Luna di atas pundak Sang Ratu Laba-laba. “Oh yah?! Dan 666 sebenarnya berafiliasi dengan berbagai kelompok, para profesional, juga para pejabat-pejabat yang membutuhkan kekuatan demi meraih kekuasaanya. Dan Putri Avriel bekerja sama dengan mereka karena obsesinya untuk menebar kebahagiaan pada dunia.” Ratu Mia menerangkan. “Nyaww!? kebahagiaan apanya?! Yang ada malah menyengsarakan banyak orang! Lalu bagaimana dengan Salazar? Kenapa dia dikurung disini?” Luna kesal mendengar alasan Putri Avriel membuat permen itu dan ia pun penasaran dengan peliharaan Sang Raja Iblis Beelzebub. “Hmm.. Salazar yah.. Karena dialah Pulau Kelelawar ini terbentuk sejak 500 tahun yang lalu, dia bangkit dari dasar lautan sehingga kekuatannya mengangkat permukaan laut dan menyurutkan lautan disekitarnya. Saat itu tentunya aku belum lahir, tapi menurut cerita turun temurun dia menjadi salah satu Monster Iblis yang turut menghancurkan dunia ini bersama Raja Iblis. Jadi akan sangat berbahaya kalau dia bangkit kembali.” Beber Ratu Mia.   “Nyaaw~ itu benar-benar sangat berbahaya! Kita harus menghentikan kebangkitannya.” Kata Luna yang merinding apabila monster iblis itu benar-benar dibangkitkan kembali. Akhirnya mereka pun sampai di Gua Camazotz yang berada tepat di kaki Gunung Camazotz. Disana Dr Salvador dan Aries sedang menyuntikkan sesuatu ke dalam tubuh Magma yang menyelimuti Iblis Salazar dengan mesin suntik yang besar dan selang-selang infus mengelilingi sebagian wilayah gua yang luas dan panas. “Sssshashsasha~ sebentar lagi! Salazar akan bangkit kembali ssshh. Selanjutnya kita harus segera pergi dari sini Aries sssshh!” Kata Dr Salvador sambil berdesis. “Hararaa~ akhirnya aku bisa bebas dari pulau yang suram ini, sebenarnya aku benar-benar merindukan cahaya matahari dan ingin sekali berjemur di pinggir pantai dengan pemandangan lautan yang indah.” Kata Aries yang sudah bosan di pulau kegelapan ini. “Ssshhh~ akhirnya hasil penelitianku mengenai berbagai hal tentang monster-monster iblis legendaris telah selasai sssshhh~ dengan suntikan pembangkit dicampur ramuan kegilaan Happy Candy, tinggal menunggu waktu saja untuk kebangkitannya sssshh.” Pungkasnya. “Hara hara~ baiklah kalau begitu tugas rahasiaku pun sudah selesai, aku akan pergi dari sini dan akan melaporkannya ke organisasi 666.” Ucap Aries melebarkan kedua sayapnya dari punggungnya dan siap berterbang meninggalkan gua. Mendengarkan hal itu dari kejauhan Ratu Mia, Luna dan Ren Tarantula datang untuk menghadang mereka. “Nyaaawww~ apakah kita datang terlambat!?” Ucap Luna yang terkejut mengarkan obrolan Dr Salvador dan Aries. “Tampaknya kita harus menghancurkan mesin penyuntik itu!” Kata Sang Ratu yang siap menghadang pembunuh anaknya. Dr Salvador dan Aries terkejut dengan kehadiran monster laba-laba dan seekor kucing hitam di belakang mereka.   “Lababalalabala.” Ucap Ren yang tidak bisa berbahasa manusia. “Baiklah! Aku serahkan padamu untuk menghancurkan mesin itu Ren!” Seru sang ratu memerintahkan putranya yang memiliki kecerdasan yang tinggi diantara anak-anaknya. “Dan kau w***********g kurang ajar! Aku datang untuk membalaskan dendam kematian anakku Webi!” Teriak Ratu Mia dengan berang. “Hara hara~ ternyata laba-laba putih mungil itu anakmu? Maafkan aku karena aku tidak sengaja menginjak-injaknya hahaha.” Kata Aries dengan senyuman yang menggoda. “Kurang ajar kau!” Sang Ratu semakin murka melihat sikap wanita succubus itu. Lalu Ratu Mia pun mengeluarkan serangannya, dengan tembakan cairan beracun yang di arahkan  ke arah Aries berdiri. Aries pun melompat-lompat menghindari serangan itu, lalu ia mengeluarkan senjata tombaknya dari cincin dimensi penyimpanannya. Cairan beracun itu melelehkan benda-benda di sekitarnya termasuk mesin penyuntik Monster Iblis. “Sssshh! Aries! Jangan bertarung disini! Bawa monster laba-laba itu keluar ssshhh~ bisa-bisa kau menghancurkan mesin pembangkit Salazar ini sssshhh.” Pinta ilmuan dari organisasi The One Eye Greeters itu. Aries pun mengeluarkan sayapnya dan terbang memasuki lorong-lorong gua ke arah bawah tanah. Ratu Mia pun mengejarnya dengan jaring laba-labanya dia bergelantungan diantara pilar-pilar gua sambil menembakkan serangan racunnya. Ren Tarantula pun di sibukkan dengan mengacak-ngacak mesin penyuntik itu untuk menahan kebangkitan Salazar. Namun Dr Salvador segera mengeluarkan senapannya dan menembakkanya ke arah Ren.   “Sssshhh~ dasar laba-laba sialan, jangan kau rusak mesin ku itu sssshhhaa!” Lalu Luna melompat ke arah wajah Dr Salvador dan mencakarnya dengan kuku yang tajam. “Ssssshhhaaaa! Wajahkuuu! Ssssshhh~ kalian benar-benar membuatku marah ssshhh.” Dr Salvador mulai geram dengan monster-monster yang mengganggu rencananya itu. Lalu dia pun mengeluarkan sihirnya, “Summon! Sihir pemanggil, Earth Golem!" Dengan muka yang berdarah-darah karena cakaran Luna, Dr Salvador dengan kemarahannya menggunakan sihir pemanggil Monster Golem berbadan besar yang tubuhnya terbuat dari bebatuan yang nampak keras dan kokoh. Luna dan Ren pun di sibukkan dengan serangan Golem ini yang terus membombardir mereka dengan pukulan-pukulan yang kuat, belum lagi serangan tembakan Dr Salvador yang terus diarahkan ke mereka berdua. “Monster ini sangat kuat nyaaww, kita tidak hanya harus menghadapi Golem ini dan Dr Salvador, tapi juga harus menghancurkan mesin itu.” Kata Luna yang melompat-lompat menghindari serangan sambil memikirkan rencana. “Labalaba babalalaba” Ren pun mengeluarkan jaringnya dan mengarahkannya ke kaki Golem sehingga monster itu terjatuh dengan kaki yang terikat. “Kau memang cerdik nyaaww~” Tidak hanya kaki, Ren pun menutupi muka Golem dengan jaringnya dan menyerang tubuhnya dengan jaring-jaring yang lengket. “Ssshhshasha~ jaring-jaring itu tidak akan pernah bisa menghancurkan Golemku ssssshhh.” Dr Salvador menembakkan peluru apinya ke arah Golem sehingga jaring-jaring itu terbakar. Golem pun terbebas dari jaring laba-laba dan dia pun berdiri dengan api yang membara diseluruh tubuhnya. “Sialan nyaaww! Wind Magic! Tornado Explotion!” Luna si kucing hitam penyihir akhirnya mengeluarkan ilmu sihir elemen anginnya. Dengan merapalkan sihir anginnya, Luna mengeluarkan serangan Angin Tornado yang besar ke arah Golem itu dan Dr Salvador. Monster Golem itu tersungkur karena serangan Tornado sedangkan Dr Salvador terbawa terbang membentur langit-langit Gua karena serangan sihir itu. “Sssshhh~ sialan kau ssshhh!” Melihat Dr Salvador dan Golem tumbang, Ren pun kembali ke mesin pembangkit dan mencoba menghancurkannya. “Ssshhhh~ dasar kalian monster bodoh…” Umpat ilmuan gila ini kepada musuhnya. *HUTAN CAMAZOTZ WILAYAH TENGAH PULAU KELELAWAR* Cahaya besar yang berasal dari tembakan meriam Holy Beam Buster di Gunung Camazotz menghantam sekumpulan pasukan Zombie bahkan Pangeran Axel dan Jack O’ Lantern pun tidak mampu menghindarinya. “Gyahahaha! Habislah sudah kalian semua monster busuk!” Joker tertawa dengan rasa percaya diri merayakan kemenangannya. “Hahaha! Sekarang dengan ini kitalah yang menguasai seluruh wilayah Pulau Kelelawar ini!” Clown pun menyambut kehancurkan pasukan Istana Sayap Timur dengan suka cita. Namun dalam serangan meriam itu tiba-tiba tubuh Axel, Jack O’ Lantern dan para zombie bercahaya. Simbol kesetiaan pada Boy Bima Sakti bersinar dengan terang. [Evolution Monster Di Mulai!] Hukumnya siapa pun orang atau monster yang bersumpah setia kepada seorang aplikator kekuatan super maka level mereka akan meningkat dan berevolusi ke tingkat kekuatan yang lebih tinggi.   [Proses evolusi Sang Raja Bajak Laut Axel Rose Azazil dari Monster Lich menjadi Greater Dark Lich. Kekuatan sihir, skill dan fisik bertambah. Tubuh anti serangan suci ditambahkan] Tubuh tengkorak Pangeran Axel bertambah besar, rambut panjangnya berguguran dan hanya menyisakan bandana merah berlambangkan simbol kesetiaan dikepalanya. [Proses evolusi Jack O’ Lantern dari Monster Halloween menjadi Monster Dark Halloween. Kekuatan fisik, sihir dan kecepatan bertambah. Tubuh bisa bertahan dari serangan suci] Tubuh Jack O’ Lantern semakin menjulang tinggi, kepala labunya bersinar terang dengan tubuh serabut jerami yang semakin keras bercahayakan emas dengan aura kehitam-hitaman disekitarnya. Begitu juga dengan zombie-zombie lainnya yang telah bersumpah setia kepada Boy pun ikut berevolusi, mereka berubah dari Warrior Zombie menjadi Dark Knight Zombie. Tubuh-tubuh busuk mereka nampak sudah tertutupi oleh kulit yang baru, mereka nampak seperti manusia biasa hanya saja masih terlihat jelas jahitan-jahitan disekitar tubuh mereka. “Hah! Apa yang terjadi dengan mereka?!” Joker terkejut dan terperangah dengan perubahan musuh-musuhnya yang sebelumnya dianggap telah di hancurkan oleh serang meriam suci. “Kk ke kenapa mereka bisa berevolusi?!” Ucap Clown dengan mulut yang menganga dan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini. “Gyahahaha! Sial sekali kalian karena berani melawan kami!” Axel tertawa melihat ekspresi musuh-musuhnya itu. “Ohohoho! Berkat tuan kami yang baru, kami memiliki kekuatan yang lebih besar dan Holy Magic tidak pernah bisa melukai kami.” Kata Jack O Lantern sambil bergaya bak model karena perubahan wujudnya. Pangeran Axel dan semua pasukannya telah berevolusi. Dengan kekuatan yang baru, mereka kembali menghajar musuh-musuh yang ada didepannya.   “Sial! Bagaimana kita melaporkan ini ke Tuan Putri?!” Joker merasa jengkel dengan perubahan yang terjadi, tentunya hasilnya ini akan membuat murka sang putri penguasa istana sayap barat Pulau Kelelawar ini. “Ini sungguh ter..la..lu..” Roman Irama bergumam si monster boneka mulai kewalahan menghadapi MJ Zombie yang banyak mengeluarkan serangan kombinasi.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD