Matahari akan terbenam ketika mereka sampai di Jogja. Andrean memutuskan untuk membawa anak-anak serta Marsha mencari rumah makan sebelum melanjutkan kurang dari 1 jam perjalanan lagi sesuai alamat yang Marsha tunjukan pada sopir. Bersyukur di sini Marsha menyewa kendaraan. Tidak terlalu repot kalau harus berhenti sana sini sejenak. "Aku harus mencari pakaian dulu. Kalian tunggu di sini sebentar," pamit Andrean. "Kau tidak makan dulu?" tanya Marsha sebelum Andrean beranjak pergi. "Aku tidak mau kau muntah jika aku memakai kemeja tadi. Pakaian ini membuat mereka semua melihatku." Mata Marsha mengedar di sekitar tempat makan tersebut. Benar semua orang memandang Andrean. Kaos putih yang sangat pas di badan Andrean yang berotot membuatnya mendapat pandangan memuja dan Marsha yakin Andrea

