Waktu yang telah di tentukan pun tiba. Sore ini Marsha dan Andrean mengunjungi sebuah restoran yang sudah disetujui sebagai tempat pertemuan. Bertemu siapa lagi, kalau bukan bertemu Griya. Sesaat setelah Andrean membuka pintu masuk, seseorang berpakaian hitam putih menghampiri keduanya, Andrean dan Marsha. Andrean tahu pria ini. Pria kemarin yang sempat akan ribut dengannya. "Tuan, Nyonya Griya sudah menunggu," ujar pria itu sembari melirik Marsha. Wanita itu berdiri di sebelah Andrean. "Aku akan menemuinya bersama dia," tekan Andrean. terkesan tidak ingin di bantah. Pria itu mengangguk. "Mari saya antar ke tempat, Nyonya Griya." Andrean dan Marsha beriringan mengikuti langkah pria tersebut, keduanya di bawa ke arah belakang restoran. Area outdoor. Di sana tidak ada siapa pun, kecua

