Makan Malam Bersama

1258 Words

Aku belum pernah bertemu sama sekali dengan keluarganya jadi akupun tidak bisa menggambarkannya. Mas Adri hanya sekilas menceritakan kalau mama kandungnya sudah lama meninggal dan dia memiliki Papa, Mama tiri dan Adik kembar perempuan. Dia jarang tinggal di rumahnya dan lebih memilih tinggal di apartemennya. Dia seperti enggan membicarakan keluarganya. Kali ini aku dibikin terkaget-kaget lagi ketika mobil Mas Adri memasuki halaman sebuah mansion mewah. Ah apa ini, aku benar-benar seperti butiran debu di tempat yang sangat indah ini. Seperti Cinderella saja. “Woah, apa ini Sayang!” Aku turun dari mobil dan begitu terpukau menikmati indahnya bangunan mansion mirip seperti yang pernah aku lihat di TV. “Ini rumah keluargaku Sayang. Ayo kita masuk.” Aku mengikuti dan mensejajarkan langkahny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD