Pulang ke Jakarta

1052 Words

Aku sedang duduk di teras. Tangan kananku menggenggam kebab yang Aku beli sebelumnya di tenan UKM depan kampus UIN Solo. Kampus UIN ini lokasinya dekat sekali dengan rumahku. Tiba-tiba ponselku berdering. Aku rogoh kantung celanaku untuk segera mengangkatnya. Melihat nama Mas Adri yang tertera di layarnya, Aku segera menuju ke kamar. Mas Adri selalu kontinu melakukan panggilan telepon dan terkadang tidak melihat waktu. Obrolan kami memang hanya berkisar tanya kabar tapi sepertinya Beliau memang tidak bisa terlalu lama jauh dariku. Buktinya sehari telepon darinya seperti acara minum obat, bisa 4 sampai 5 kali dalam sehari. Pernah juga ketika Aku habis kecelakaan di mana saat itu masih banyak perban di tangan dan badanku, Beliau minta video call. Untung saja alasanku logis sehingga Aku t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD