Masih POV Adri. “Ndre, apa yang kamu lakukan. Kenapa bisa sampai seperti ini.” Andre hanya mengendikkan bahu dan pergi meninggalkan kami. Tanpa pikir panjang aku segera menggendong Sena ala bridal style menuju ke parkiran mobil dan segera kulajukan mobilku. Aku terus berfikir sebenarnya apa yang terjadi. Setelah menimbang-nimbang sepertinya ini ulah Andre. Pasti dia merencanakan sesuatu. Aku mampir sebentar di apotek 24 jam yang searah dengan apartemenku. Aku membeli pil KB, iya pil ini yang setidaknya akan mengurangi bebanku jikalau malam ini aku dan Sena tidak bisa menahan diri lagi. Dengan melihat gadis itu saja sudah sangat kesusahan aku menahan hasrat ini, apalagi aku sempat memeluknya dan menggendongnya. Gairahku semakin tak tertahan. Sehingga kulajukan mobil ini semakin cepat un

