Sudah beberapa tahun semenjak Amy pergi entah kemana, paman Amy amat sangat merasa bersalah. Paman Amy juga menyuruh orang untuk mencari Amy. Tapi sampai saat ini, Amy belum di temukan. Sudah banyak uang terkuras untuk mencari keberadaan Amy. Istri paman Amy juga merasa amat menyesal, namun menyesal bukan karena Amy telah menghilang tapi menyesal karena kerja sama suaminya morat - marit gara - gara kepergian Amy. Jika suatu saat bertemu, istri pamannya ingin sekali menampar wanita itu ( Amy ).
Kehidupan keluarga paman Amy sebenarnya masih dalam kondisi yang luar biasa baik. Keuangan pun lancar tapi aset orangtua Amy saat ini telah di bekukan. Paman Amy ingin menguasai aset orangtua Amy. Tapi seseorang telah membekukkan secara tiba - tiba. Dan paman Amy geregetan akan kejadian itu. Dan karena hal itulah paman Amy sering mengigau di malam hari, sehingga membuat istri pamannya kesal pada Amy.
Beberapa kali paman Amy sering bertemu klien itu, klien yang telah membuat Amy terluka.
☆☆☆
Estrada Ross. Nama klien paman Amy. Konglomerat muda, tampan, tangguh, dan masih bujangan. Sisi tegasnyalah yang membuat lawan - lawannya takut. Tidak pernah menganggap lawan sebagai teman. Lawan tetap lawan. Namun, seorang teman bisa saja menjadi musuh.
Estrasa membaca berkas, menemukan beberapa foto dan tertegun saat melihat sesosok pria dalam foto itu. Di kerjapkannya matanya dua kali untuk melihat apakah yang di lihatnya benar - benar nyata ataukah hayalannya semata.
Giginya gemeletuk tak karuan. Tangannya mengepal kuat. Di lemparnya berkas itu. Lalu dia berdiri dan meringis.
"Kau akan ku dapatkan kembali, bagaimanapun caranya!!" Teriakan Estrada membuat siapapun yang mendengarnya bergidik ngeri. Tidak ada siapapun yang berani masuk ke ruangannya.
Estrada meraih telepon dan menyuruh seseorang agar memesan tiket untuknya.
To be continue....
Maaf ceritanya agak pendek yooo...
☺☺☺