"Rio....."ucap laura lirih
Mendengar perempuan itu memanggil nama sang adik, kini giliran rafa yang menoleh dan betapa terkejutnya rafa saat melihat rio yang kini berdiri dihadapannya dengan tatapan yang sulit diartikan
"Jadi ini yang kamu lakuin, katanya mau nyamperin pacar malah SELINGKUH sama dia"ujar rio
"Eh ntar dulu deh, mana sih yang rio? Dia atau kamu?"tanya laura bingung
"Aku"ujar rio sambil menunjuk dirinya sendiri
"Dan lo bang, katanya mau ke resto kenapa malah peluk-pelukan sama pacar gua. Jadi gini bang kerjaan lo, NIKUNG sodara sendiri"ujar rio penuh penekanan
"Yo maafin aku, aku gak tau kalo kalian itu kembar"ujar laura seraya menarik narik baju rio
"HEH, ikut gua"ujar rafa lalu menyeret rio menjauh dari laura
"Lo tunggu disini bentar"ujar rafa
Rafa pun menarik rio menjauh dari laura. Setibanya di tempat yang lumayan sepi rafa pun melepas rio
"Lo tega banget ya sama sodara sendiri"ujar rio kesal
"Ya maaf rio. Gua gak tau kalo dia itu pacar lo, dan siapa suruh lo gak ngasih tau dia kalo kita ini kembar"ujar rafa seraya mengacak rambutnya frustasi
"Ya tapi seengaknya"ujar rio melas
"Apa? Gua udah berusaha ngelepasin pelukan dia tapi tetep aja dia ngira gua lo"ujar rafa mengalihkan pandangan
"Ya udah. Sekarang lo mau nggak maafin gua?"tanya rafa
"Iya deh iya. Tapi awas lo meluk-meluk pacar gua. Gua bakal bisa lebih parah daripada ini"ujar rio seraya menunjuk wajah rafa
"Iya deh. Dan sekarang lo sana temuin cewek lo kasian kepanasan, dan jelasin secara rinci jangan dikurangin atau ditambahin"ujar rafa
"Bawel lo"ujarnya lalu meninggalkan rafa yabg masih diam di tempat sambil menatap sang adik dengan senyum
Setelah berlalu dari rafa kini rio menghampiri sang kekasih yang sedari tadi sudah menunggunya
"Ra....."sapa rio membuat Laura menileh keasal suara itu
"Kamu rio atau....."ucap laura terpotong
"Rafa?"tanya rio diikuti anggukan laura
"Dia kakak aku, kakak kembar aku"ujar rio memberitahu
"Jadi kalian kembar?"tanya laura
"Iya"jawab seseorang yang kini sudah berdiri disamping rio, ya siapa lagi kalo bukan rafa
"Oh begitu. Emmmm.....sorry ya kak tadi aku gak sengaja peluk kakak soalnya aku kira kakak itu kamu yo"ujar laura seraya terkekeh geli
"Emang gak bisa bedain apa aku sama rafa?"tanya rio kesal
"Kalo dari luar mah sama persis. Tapi kalo dari sifat kayaknya baikkan kak rafa deh daripada kamu"goda laura yang langsung mendapat tatapan tajam dari rio
"Puji aja terus"ujar rio yang ternyata cemburu
"Iya deh maaf"ujar laura
"Iya....iya. oh ya kenalin ra, abang ku namanya rafa adrian wicaksono"ujar rio
"Rafa"sapa rafa
"Laura, laura calistha wiraatmadja"ujar laura seraya menjabat tangan rafa
"Oh, nice to meet you laura"ujar rafa
"Nice to meet you too, rafa"sapa laura lalu melepaskan jabat tangannya
"Ok deh semua masalah sekarang udah clear kan?"tanya rio
"Iya deh. Ya udah mending kita langsung ke resto aja ya, udah pada laper kan?"tanya rafa
"Ya iyalah orang tadi gua pesen makan eh malah jadinya begini. Ya yuk ke resto habis itu langsung ke karawang, ok"ujar rio
"Lah si adit?"tanya rafa
"Ntar suruh nyusul ke resto aja"ujar rio diikuti anggukan dari rafa
"Ya udah yuk kita makan. Habis itu kita ke karawang deh"ujar rio lalu mengambil alih koper milik laura kemudian menyeretnya
"Karawang?emang mau ngapain?"tanya laura seraya berjalan berdampingan dengan rio
"Ntar aja ya aku ceritainnya di mobil"ujar rio
Tak lama kemudian mereka bertiga sudah sampai di salah satu restoran. Mereka bertiga pun lalu masuk dan memilih tempat duduk.
"Disini aja ya?"tanya rafa
"Ok lah"jawab rio
Mereka pun segera duduk disalah satu meja dekat jendela yang langsung menghadap ke arah landasan pacu bandara.
"Ya udah pesen gih"ujar rafa
"Ok. Mbak"ucap rio
"Iya mas, ada yang bisa saya bantu?"tanya pelayan itu
"Mau pesan apa lo?"tanya rio
"Apa aja deh"jawab rafa
"Samain ya semuanya?"ujar rio diikuti anggukan dari rafa dan laura
"Mbak saya pesan fried rice 3, tiramisu 3, spagethi 3, orange juice 3, sama mineral waternya 3"ujar rio
"What else?"tanya pelayan itu
"Udah itu saja"jawab rio
"Ok, ditunggu sebentar ya"ujar pelayan itu lalu pergi dari hadapan mereka
Tak lama setelah pelayan itu pergi, hp milik rafa berbunyi tanda ada pesan yang masuk.
****kring****
"Tuh hp lo bunyi"ujar rio
"Iya, gua juga tau"ujar rafa seraya mengambil hp dari dalam saku celananya
Rafa pun segera melihat pesan yang tiba dan ternyata pesan itu dari adit
"Lo dimana?"tanya adit
"Di resto solaria terminal 1C"balas rafa
"Ok gua bakal kesana, tungguin loh"jawab adit
"Ya"balas rafa
Setelah membalas pesan rafa kini ia beralih menatap laura yang sibuk dengan laptopnya
"Ngerjain apa?"tanya rafa
"Tugas"jawab laura santai
"Tugas apaan?"sambung rio
"Kuliah"jawab laura seraya mengetik tugasnya di laptop
"Oh begitu"ujar rafa
Saat tengah asyik mengobrol, makanan yang tadi mereka pesan kini sudah datang
"Permisi mas....mbak"ujar pelayan itu lalu menaruh beberapa piring makanan
"Oh iya"ujar rafa lalu mengambil hp yang tadi ia taruh diatas meja
"Silahkan dinikmati"ujar pelayan itu, lalu pergi
"Terima kasih"ujar rio seraya tersenyum balik kepada pelayan itu
Mereka pun langsung menyantap makanan yang mereka pesan dan tak kadang pula mereka juga larut dalam obrolan yang santai
"Ntar jadi kan ke karawang?"tanya rio
"Iya bawel"jawab rafa
"Karawang?ngapain?"tanya laura bingung
"San diego hills"ujar rio membuat laura tersedak
"Hah?"ujar laura membulatkan matanya sempurna
"Emang siapa yang disana?"tanya laura
"Adik aku"ujar rafa sedih
"Oh sorry kak, aku gak tau"ujar laura
"It's okay"ujar rafa
"Emang siapa nama adik kalian?"tanya laura
"Rena adriani wicaksono"ujar rio tak kalah sedih
"Maksudmu rena adriani?"tanya laura tegas
"Mahasiswi design disalah satu universitas ternama di indonesia, designer yang terkenal di eropa, dan juga salah satu model terbaik dunia? Jadi dia itu adik kalian?"tanya laura membuat rio dan rafa menganga lebar tak percaya dengan semua yang dikatakan laura, namun semua yang dikatakan laura memang benar dan bagaimana dia bisa tau.
"Iya dia itu adik kita dan bagaimana kamu bisa tau?"tanya rafa lirih
"Karena aku dulu satu sma sama dia, umur kami sama. Tapi waktu lulus dia lebih milih kuliah design dibanding kuliah penerbangan walaupun sebenarnya cita-cita dia adalah seorang pilot. Sampe akhirnya aku kuliah penerbangan di USA dan dia tetap stay di Indo"ujar laura seraya mengingat semua kenanga dimasa lalunya
"Dan aku mau nanya?kenapa dia sekarang berada disana?di san diego hills?"tanya laura lirih
"Dia kecelakaan pesawat beberapa tahun yang lalu, saat ia ingin berlibur ke paris dan menjenguk sahabatnya disana"ujar rio sedih
"Apakah sahabatnya rena itu kamu?"tanya rafa
"Iya, beberapa minggu sebelumnya dia skype ke aku, dia bilang 2 hari lagi dia bakal ke paris karena saat itu kuliahnya lagi libur. Dan aku pun senang, tapi aku mulai curiga saat sudah nyaris 4 hari tapi dia belum sampai juga dan aku telpon pun gak diangkat. Apa mungkin waktu aku telpon dia udah......"ucap laura terpotong
"Ya dia udah meninggal. Dan ini pesan terakhirnya rena buat kamu"ujar rio seraya mengeluarkan tab milik rena
"Kok bisa?"tanya rafa
"Karena waktu itu aku sempat buka dan didalamnya cuma ada satu video doang. Gak ada memori card,gak ada musik,foto,ataupun aplikasi. Yang ada cuma satu video itu. Dan sebelum video itu diputar ada tulisan 'tolong kasihkan video ini kepada laura.c.w'"ujar rio lalu menyodorkan tab itu kepada laura. Dan laura pun langsung menerima dan membuka video itu.
Via video
Hey laura, gua kangen banget sama lo, kapan sih lo balik ke indo? Gua kangen bercanda lagi sama lo,jalan bareng sama lo, dan bikin pipi lo jadi blushing tiap kali nyeritain tentang rio.
Oh ya ra mungkin saat lo nonton video ini gua udah berbeda alam sama lo. Ya walaupun kita udah berpisah tapi gua masih tetap sayang sama lo kok. Dan asal lo tau ya ra, ini tuh video terakhir sebelum gua 'pergi' ke paris buat nyusul lo.
Oh ya ra sebelumnya gua minta maaf kalo selama ini gua punya salah sama lo. Lo mau kan maafin gua?
Dan lo mesti tau satu hal. Kalo cowok yang sekarang menjadi pacar kamu itu adalah kakak aku ya dia rio adrian wicaksono. Maafin aku ya ra kalo aku gak pernah ngasih tau kamu tentang siapa aku sebenarnya dan siapa cowok kamu itu sebenarnya. Aku punya alasan ra, kalo aku ngelakuin itu semua. Kalo kamu mau tau alasannya apa kamu bisa tanya ke rio kok alasannya apa. Ra udah dulu ya aku udah mau pergi nih.
Dan sekali lagi, terima kasih sudah mau menjadi sahabat yang selalu bersama dalam senang atau sedih selama 12 tahun dari sd sampai lulus sma. Maafin atas semua kesalahan yang aku perbuat kepada mu ya ra. Aku janji aku akan bahagia meskipun nantinya kita tidak akan pernah bisa bertemu kembali. Dan kamu juga harus janji, saat video ini berakhir kamu jangan nangis karena kalo kamu nangis aku juga ikutan sedih jadinya. Janji ya ra jangan nangis.
Oh ya ra udah dulu ya. Aku udah dibandara nih, aku udah siap nih mau pergi. Bye bye laura ku tersayang.
Salam kangen dari rena.
Setelah melihat video terakhir dari rena, laura tak kuasa menahan tangisnya hingga ia sempat bertengkar dengan rio yang membuat rafa kewalahan untuk melerainya
"Kenapa kamu gak bilang kalo rena adik kamu?"ucap laura sedikit berteriak
"Karena dia sendiri yang minta"ucap rio
"Kenapa? HAH?"teriak laura seraya berdiri membuat rio dan rafa hanya bisa bergedik ngeri
"Karena dia yang minta, ra" ujar rio tak kalah emosi
"Tapi kenapa?"tanya laura lirih
"Kalo kamu mau tau ikut aku sekarang"ujar rio seraya menghampiri laura
"Ok. Ayo"ujarnya lalu menarik tangan rio keluar dari restoran
"Bang gua duluan ya. Ntar gua tunggu di pintu masuk"ujar rio lalu berlalu menuju parkiran.
Sementara itu rafa yang masih berada di restoran memutuskan untuk membayar makanannya lalu meninggalkan resto tersebut.
"Gua harus ngasih tau adit sekarang"ujarnya seraya berjalan menuju parkiran.
Setibanya di parkiran rafa pun segera mengeluarkan handphonenya dan mulai mengetik beberapa kalimat
Gua tunggu di parkiran. Kalo lo mau tau rena dimana lo harus cepetan kesini, gua tunggu 5 menit.
Setelah mengirim pesan itu, tak lama kemudian yang ditunggu pun datang
"Raf, gua udah siap nih, gak sabar pengen ketemu bidadari gua"ujar adit
"Ya udah ayo"ujar rafa seraya membuka pintu mobilnya
5 menit kemudian mobil meninggalkan parkiran bandara menuju karawang. Dan saat di perjalanan adit pun sempat heran kemana ia akan dibawa rafa
"Raf kita mau kemana sih? Kok lewat jalan tol sini sih? Kan rumah lo di deket bandara"ujar adit bingung
"Udah deh lo diem aja, siapin diri aja buat ketemu dia"ujar rafa
"Lo harus siapin mental lo buat ketemu dan ngeliat dia dit, lo bakal liat dia. Tapi gak seraya langsung karena dia sudah tertimbun tanah"ujar rafa dalam hati
"Woy diem aja lo, noh hp lu bunyi ada sms deh kayaknya"ujar adit menyadarkan lamunan rafa
Rafa pun langsung mengambil hp miliknya. Ia pun membaca WA yang masuk yang ternyata dari rio
Gua udah sampe di depan gerbang san diego hills, lo gak perlu turun karena kalo lo turun pasti adit bingung. Lo cukup klakson aja, tanda supaya gua juga bisa ngikutin lo dari belakang. Gua juga gak turun kok
Setelah membaca pesan dari adit ia pun segera menaruh kembali hpnya. Kemudian ia pun melajukan mobilnya kembali hingga ia tiba di depan gerbang pemakaman. Dan dari jarak dimana saat ini mobil rafa berada, mobil milik rio pun sudah kelihatan. Dan kebingungan adit pun semakin menjadi-jadi
"Raf itu bukannya mobilnya rio?"ujar adit membuat rafa mengerem mendadak
"Lo mah, mau bikin gua jantungan apa?"gertak adit
"Sorry....sorry. tadi lo ngomong apa?"tanya balik adit
"Tuh di depan mobil rio bukan?"tanya adit sekali lagi
"Bukanlah orang si rio nganter ceweknya balik"ujar rafa berkilah
"Oh begitu"ucap adiy membuat rafa bernafas lega
"Ya udah. Udah siap kan ketemu bidadari lo?"tanya rafa
"Udahlah. Ya udah yuk masuk"ujar adit seraya tersenyum senang. Sedangkan rafa yang melihatnya hanya bisa pasrah akan semua yang akan terjadi
"Sorry dit gua baru kasih tau sekarang karena itu permintaannya rena. Dan lo sekarang boleh senyum-senyum sendiri karena lo belum tau yang sebenarnya. Tapi sebentar lagi senyum lo bakal hilang dan digantikan oleh air mata yang tidak akan pernah habis saat lo mengingat tentang dia"batin rafa seraya melajukan mobilnya menuju gerbang dimana mobil milik rio menunggu.
*****BERSAMBUNG*****
____________________________________________
Bagaimana kelanjutan ceritanya?
Tunggu kisah selanjutnya hanya di 'CINTA BERSEMI DI ATAS AWAN'
#sorry ya guys kalo ada kesalahan dalam penulisan kata dan kalimatnya. Mohon dimaafkan ya guys
#oh ya jangan lupa vote and comment ya guys. Ditunggu loh vote and comment dari kalian semua