"Dapat orang dari mana lagi, Mas?" tanya Jesty begitu Elwin duduk si sampingnya. "Dapat orang?" Elwin bertanya balik, ia tidak mengerti yang di maksud oleh Jesty. "Itu yang barusan," ujar Jesty sambil mengambil ayam kentucky untuk di masukkan ke dalam mulutnya. "Ferdi?" Elwin mencoba memperjelas. Mungkin orang yang di maksud Jesty itu asistennya. "Oh, namanya Ferdi." "Kenapa?" "Enggak." Elwin tidak suka dengan singkat Jesty. Bukan itu yang ia mau. "Kenapa, Jesty?" tekannya, mengulang pertanyaan. Elwin menginginkan jawaban lebih tentu saja. "Enggak apa-apa, Mas Elwin," balas Jesty santai. Ia tidak tahu, wajah Elwin yang mendadak berubah suram. "Kenapa tanya, Jesty?!" tanya Elwin kembali dengan nada sedikit keras, seakan membentak. Tidak mengelak, hal tersebut membuat Jesty terkeju

