Dua Puluh Delapan

1088 Words

Jesty berjalan menuju pintu utama seraya membawa kertas note kecil di tangannya. Inilah beberapa angka yang ia temukan setelah berpikir selama hampir 15 menit. Semoga di antara deretan angka ini, ada yang benar. Tidak ada yang benar, alamat dirinya tidak bisa keluar rumah. Elwin sendiri sudah berangkat ke kantor dari 30 menit yang lalu. Pria itu sungguh pelit, meminta bocoran sedikit saja tidak boleh. Beruntung otaknya masih mengingat cluenya. Jadi tidak terlalu sulit. Cuma takut salah saja, mikir lagi nanti. ‘kan capek mikir terus. “Halo, Pak Satpam, yang tidak saya ketahui namanya. Yang sangat kejam pada diri ini di hari pertama dan kemarin," sapa Jesty pada satpam yang telah bersiap membelakangi pagar. Kentara sekali dirinya tengah ditunggu. “Halo, Nona Jesty yang suka kabur seperti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD