Tiga Puluh Tiga

1031 Words

Bermalas-malasan di ruang tamu, Jesty tidak tahu harus melakukan apa lagi. Ia sudah masak untuk makan malam, tinggal nanti kalau Elwin pulang, akan ia hangatkan. "Tidak apa-apa kalau aku tidur sebentar." Di sofa, Jesty memilih terlelap. Entah kenapa, hawa sore mendung-mendung begini selalu bisa membuat mengantuk. Apalagi untuk pemalas seperti dirinya ini. Oh iya, tadi Ayudia juga menghubungi Jesty. Mengabarkan kalau dia datang lagi ke kantor Elwin untuk membawa makan siang. Sebenarnya, ia juga mau melakukan itu. Namun, ia harus tahu batas, bukan haknya. Jesty pun sekalian menanyakan perihal makan siang kemarin. Ayudia menceritakan semuanya dan mengaku Elwin menerima makanannya sendiri. Elwin memang menerimanya. Tapi pengakuan pria itu membuatnya bingung. Tidak makan dari siang, benar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD