Ayuni tidak bisa tidur semalaman karena memikirkan perkataan Niko, membuat lingkar matanya terlihat menghitam saat dia bercermin di kamar mandi. "Huh." Ayuni menghembuskan napasnya. "Semua ini gara-gara Ayah." *** "Emm ... menurut kamu, kalau Ayah sama Ibu nikah bagaimana?" Mata Ayuni semakin lebar saat mendengar kata-kata itu keluar dari bibir Niko. Tanpa sadar dia bahkan membuka mulutnya karena kaget. "Yu. Ayuni? Kok malah melamun." Niko melambaikan tangannya di depan wajah Ayuni. Saat tersadar dari lamunannya Ayuni menepuk dan mencubit pipinya sendiri. "Aw, sakit! "Kamu nggak mimpi Ayu," kata Niko sambil tertawa. Ayuni sendiri hanya bisa mengernyit melihat ayahnya yang masih menertawakannya. "Kenapa tiba-tiba mau menikah sama Ibu?" Ayuni bertanya. "Ayah sudah pikirkan

