Gita tengah memakai cincin juga kalung berlian miliknya. Dia mematut di depan cermin, kemudian tersenyum puas. "Nggak rugi aku beli ini bulan lalu sama Jeng Rahma. Emang bikin aku jadi lebih cantik dan glamor. Mereka pasti bakal iri sama aku, karena cuma aku yang bisa beli ini." Gita berjalan keluar dari kamarnya, hari ini dia ada arisan bersama teman-temannya. Seorang supir sudah siap di depan pintu rumahnya untuk mengantarkan dia."Eh Leo jangan ngebut-ngebut ya, ini mobil masih baru. Jangan sampai lecet." Gita memperingatkan sopir barunya. "Baik, Bu." Leo membukakan pintu untuk Gita. Sesampainya di kediaman Hadiwijaya, Gita segera keluar dengan percaya diri. "Kamu tunggu di sana, kumpul sama sopir-sopir yang lain." Gita menunjuk pos satpam di depan, dimana ada beberapa sopir se

