Chapter 26

985 Words

“Ada apa, Bu? Kok bising sekali?” tanya Bejo—suaminya Bidan Nani yang bekerja di kecamatan. “Iki loh, Pak, ada mobil-mobil kaya dan mewah lewat tadi. Entah mau kemana mereka,” ujar Bidan Nani. “Wah. Siapa tuh yang kedatangan tamu orang kaya ya, Bu?” “Ahh nggak ada yang kaya di sini, Pak, yang kayak kan hanya kita. Lihat rumah kita aja lebih gede dan full AC daripada rumah yang lain.” Bidan Nani nggak mau kalah. Suara deru mesin mobil mewah yang halus namun bertenaga mendadak memecah ketenangan Ujung Kampung siang itu. Dua unit mobil alphard hitam mengilap berplat nomor kota besar perlahan melintas di jalanan tanah, membuat debu melayang tipis dan puluhan pasang mata warga desa membelalak tak percaya. "Astagfirullah... mobil apa itu, Rek?! Mengkilap banget kayak kaca!" seru seorang wa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD