Chapter 27

812 Words

Setelah seluruh penyerahan hadiah dan penandatanganan berkas administrasi selesai, Pak Surya beserta rombongan utusan Gavin dan Vero pamit mundur. Dua mobil mewah itu perlahan bergerak meninggalkan Ujung Kampung, disambut lambaian tangan riuh dari seluruh warga yang masih diliputi rasa takjub. Seketika itu juga, area halaman rumah Kepala Desa hingga ke jalan raya mendadak berubah menjadi pusat pesta rakyat kecil-kecilan. Danu dan Ratih kini resmi menjadi sosok yang sangat dibanggakan di kampung tersebut. "Duh, Mas Danu iki pancen idola kok! Wis ganteng, sarjana, saiki dadi pengusaha kontraktor di kecamatan!" seru Bu RT semangat sambil memegang lengan ibunya Ratih. "Iyo, loh! Ratih ya gak kalah hebat! Entuk beasiswa kuliah gratis sampai tamat, warung ibunya dibangun dadi modern! Bener-

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD