Chapter 36

1240 Words

Tujuh hari telah berlalu sejak kepergian almarhum Kang Parji. Suasana duka di rumah tua mulai sedikit mereda, digantikan oleh ritme kehidupan baru yang harus terus berjalan. Di studio kontraktor PT Ujung Karya Mandiri yang terletak di jalan utama kecamatan, Danu tampak sibuk mengoreksi lembaran cetak biru proyek bersama beberapa tukang senior desa. Di sudut meja administrasi, Ratih sedang merapikan nota pembelian material. Meski jemarinya lincah mencatat angka, sesekali matanya mencuri pandang ke arah Danu yang bekerja keras tanpa kenal lelah. Suara langkah sepatu berhak rendah yang tergesa-gesa mendadak terdengar dari pintu depan. Lian muncul membawa kantong plastik besar berisi kotak-kotak makanan beraroma harum. "Haloo semuanya! Delivery siang buat kontraktor paling ganteng se-ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD