Malam ini aku sudah memutuskan untuk memberikan jawaban kepada mas Roby. Aku berterima kasih kepadanya atas bantuannya. Tapi aku cukup tahu diri. Apa yang dipikirkan orang lain jika mereka mengetahui bahwa anak yang dikandung oleh istrinya adalah anak dari laki-laki lain? Rasanya aku tidak mungkin membiarkan nama baik mas Roby rusak oleh diriku ini. Aku mengedarkan pandangan mataku dan di sana dari balik bulu mataku, aku dapat melihat sosok mas Roby yang tampak tampan malam ini. Aku menarik nafas panjang sebelum akhirnya berjalan menuju meja tersebut. "Maaf terlambat," kataku saat aku tiba di meja mas Roby. "Nggak apa-apa. Gue juga baru nyampe. Duduk, Nor." Aku menurut dan menarik kursi kayu dihadapannya. Setelah memesan Fettuccine Cream Chicken untuk diriku sendiri dan mas Roby mem

