Lima puluh tiga

1333 Words

Pria pucat itu berjalan masuk ke dalam apartemennya. Hanya ada suara Miu yang menyambut. Kucing itu berjalan menghampiri Yunki meminta makan. "Kau lapar ya? Apa Bibi Ma lupa mengisi dispenser makan mu?" Yunki berbicara seolah Miu mengerti. Pria itu lalu menggendong kucing kesayangannya. Membawakan ke dekat tempat makan. Yunki menunduk melihat isi dispenser makan Miu yang kosong. Ia segera berjalan menuju sebuah lemari tak jauh dari sana mengambil cadangan makanan untuk kucing peliharaannya. Segera mengisi piring, lalu mengisi dispenser. "Pelan-pelan," ujarnya lembut seraya membelai kepala Miu. Setelahnya ia berjalan masuk ke kamar menatap sekilas sofa di depan tempat tidurnya. Tempat di mana ia hampir selalu menemukan Reya ketika pulang bekerja. Yunki berjalan perlahan lalu duduk d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD