Yunki berjalan bersama Seojun ke apartemennya setelah mereka mengantar Seah tadi. "Tuan apa ada yang ingin anda bicarakan?" Yunki mengangguk. "Ikut aku sebentar saja." "Tuan bagaimana hubungan anda dengan Seah? Maksudku aku penasaran mengapa anda dan Seah tiba-tiba menjalin hubungan." "Aku ingin belajar membuka hatiku. Aku yakin ini juga yang diharapkan Reya. Dan Seah bersedia membantuku mengisinya. Sungguh aku berharap semua akan baik untukku dan untuknya." Yunki terhenti lalu memegangi dadanya. "Lagipula rasanya Seah sudah perlahan masuk ke dalam hatiku." Seojun tersenyum, ia merasa hatinya patah. Di sisi lain ia senang karena sang tuan telah belajar melupakan mendiang kekasihnya dan membuka hati. Keduanya berjalan lalu masuk ke apartemen Yunki. Pria itu mempersilahkan Seojun dudu

