Denting jam di aula utama terdengar menggema di seluruh istana yang mulai senyap. Semua penghuni istana sudah mulai terlelap ke alam mimpi. Bahkan penjaga di depan pintu kamar orang tertinggi di kerajaan juga sesekali terlelap meski tubuhnya dalam mode siaga. Pergantian penjaga sudah dilakukan sepuluh menit yang lalu. Luke tengah membuka sedikit gorden dan melihat keadaan di luar. Lalu menoleh ke arah Ara yang tengah mempersiapkan alat dan lainnya untuk nanti. “Ayo kita mulai” ucap Ara yang sudah berdiri mengampiri Luke “Baiklah, pastikan pintu terkunci dan pastikan alat yang tadi ku pasang sudah menyala merah” ucap Luke pelan “Sudah aku cek tadi” jawab Ara yakin “Baiklah, mari kita mulai” ucap Luke dengan suara dalam Beberapa detik, Ara sedikit merasa merinding. Dan segera berjalan

