Bagian Dua Puluh Enam

1535 Words

Malam berganti pagi. Kicauan burung menambah asri keadaan sekitar. Bau tanah tersiram air hujan tercium mesra di pagi ini. Udara dingin yang menusuk tulang khas kota Bandung sangat membuat semua orang enggan untuk bangkit dari kasur yang empuk. Begitupun dengan kedua sejoli ini, hingga jam dinding menunjukan pukul sepuluh pagi kedua sejoli belum menunjukan tanda-tanda untuk bangun. Mereka asyik bergelung dibawah selimut  yang berwarna putih. Tring tring tring Bunyi ponsel berdering memekakan telinga mereka. Namun begitu, tak ada yang mau membuka mata meskipun telinga mereka terganggu oleh dering ponsel itu. Tring tring tring Kembali suara ponsel itu berdering. Mau tak mau Sahira mengalah dan mengambil ponsel yang sedari tadi berisik itu. Dengan rasa kantuk yang masih menggelayuti mat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD